siapkan tawamu renyah
biar kukunyah
agar duka enyah
setidaknya siapkan senyummu walau sejumput
biar kujemput
dan kuseruput
seraya simpuh di tepian padang rumput
dan kerling cemburu para liliput
jangan sembunyikan bening embun matamu di
balik selimut
supaya bisa kuemut
bersama tarian para semut
tertatih dan terantuk pada tebing-tebing penuh
lumut
dan bolehkah kuselusuri pipimu lembut
pada pagi yang dicandai kabut
sebelum baskara pagi datang menyambut
seraya menelisik tetanaman penuh serabut
kasih, kuingin kita bertaut
dalam lidah saling berpaut
dalam gelegak cinta seombak laut
hingga maut
sayangku, kautahu aku takkan pernah surut
meski hidupku carut marut
meski hidupku sarat sengkarut
aku takkan pernah larut
hingga akhirnya kaubenar-benar bertekuk lutut
meski untuk itu aku harus terkentut-kentut
170613
0 komentar:
Post a Comment