sesekali ingin kucumbu semilir angin
maka jangan kau kirimkan puting beliung
sesekali ingin kukunyah gemericik air
maka jangan kau kirimkan bah
pada rongga-rongga malam kutebar tasbih
tahlil, tahmid
dan doa
bahkan pada mereka yang telah memecah angin
dan menutup air
biarlah dahagaku ruap diraup angin
biarlah laparku padam dipendam dendam
kau boleh pergi bersama angin
bersama air
dan kugeluti hari bersama birahi ilahi
kalam-kalam suci
tak ada yang abadi
memang....
perigi, 31 agustus 2013
0 komentar:
Post a Comment