Search This Blog

Monday, May 20, 2013

Wawancara Philipp Lahm: Dari Champions League, Yayasan Amal, Piala Dunia 2014





 
Philipp Lahm disebut-sebut sebagai salah satu full-back terbaik dunia. Di usia 29, ia terbukti telah mencatat banyak sukses. Kapten terbaru Timnas Jerman ini sudah tampil di Piala Dunia 2006 dan 2010 Euro 2004, 2008, dan 2012. 
Setelah sejumlah gelar di liga lokal bersama Bayern Muenchen, Lahm berharap laga final Champions League di Wembley, Sabtu (25/5), akan dimenangkan timnya. Ia sudah merasakan getirnya kekalahan dari Inter Milan pada 2010 dan musim lalu menyerah kepada Chelsea. Melawan tim senegara, Borussia Dortmund, di final ketiga, dia 
benar-benar menginginkan dua kegagalan terdahulu tak terulang.
Minggu (20/5), Lahm memberikan wawancara eksklusif dengan FIFA.com tentang laga melawan Dortmund, impiannya tampil di Piala Dunia, dan proyek kemasyarakatannya bagi anak-anak di Jerman dan Afrika.
Berikut petikan wawancara itu:
FIFA.com: Philipp Lahm, selamat datang di Kantor Pusat FIFA. Apa keperluan Anda datang ke Zurich?
Philipp Lahm: Saya datanf ke FIFA untuk mendiskusikan soal yayasan amal saya. Ini selalu menjadi topik yang menggairahkan. Yayasan ini membantu anak-anak dan remaja di Afrika dan Jerman. Kami pada dasarnya aktif di bidang olahraga dan pendidikan. Keduanya, menurut saya, sama-sama baik. Di Jerman, Philipp Lahm Summer Camp merupakan proyek paling besar.
FIFA.com: Anda menyebut olahraga, sebenarnya bagaimana peran sepakbola yang secara spesifik bisa ikut membantu pengembangan sosial dan komunitas?
Philipp Lahm: Baiklah saya perjelas saja. Sepakbola membawa manusia dalam kebersamaan. Orang dengan senang hati bermain sepakbola. Di seluruh dunia. Hampir semua orang, khususnya anak-anak ran remaja, benar-benar menikmati olahraga ini. Meskipun demikian, ingin saya tandaskan, bahwa sepakbola bukanlah satu-satunya yang kami utamakan di summer camp saya. Ada tiga elemen program yang kami lakukan: olahraga, nutrisi, dan  pengembangan karakter. Semuanya dapat berjalan dengan sangat baik dan itu menjadi bagian penting bagi hidup dan karier saya.
FIFA.com: Dapat dikatakan tak begitu banyak pesepakbola profesional yang terjun pada proyek-proyek sosial. Jadi, apa sebenarnya yang mendorong Anda untuk mengambil langkah menolong orang lain?
Philipp Lahm: Saya punya keluarga, sahabat, dan sepakbola, jadi saya cuma coba berbagi keberuntungan saya kepada orang lain. Ada begitu banyak anak-anak di dunia yang tak mendapatkan keberuntungan seperti yang saya peroleh. Jadi, tugas saya untuk mengembalikan sesuatu yang selama ini saya peroleh kepada mereka, dan saya benar-benar menikmati tugas ini.
FIFA.com: Anda juga tampil di balkon Munich Town Hall beberapa waktu lalu ketika Bayern merayakan sukses mereka di Bundesliga bersama para pendukungnya. Bagaimana rasanya bagi Anda ketika kini Anda menjadi top dog lagi di Jerman?
Philipp Lahm: Menjadi juara liga, mengakhiri musim dengan berada di puncak, selalu istimewa. Ini raihan yang sangat berharga, karena artinya Anda bisa menampilkan permainan terbaik sepanjang 34 laga. Apalagi musim ini kami juga memecahkan beberapa rekor. Ini memang benar-benar istimewa. Meskipun begitu, tidak berarti kami puas sepenuhnya.
FIFA.com: Tak ada yang membantah bahwa Bayern memiliki skuad terkuat di Bundesliga. Tapi, itu juga berarti sejumlah bintang harus lebih banyak duduk di bangku cadangan. Meskipun demikian, coach Jupp Heynckess nampaknya bisa menjaga kondisi di mana semua pemain selalu merasa gembira. Apakah ini jadi kunci sukses tim Anda musim ini?
Philipp Lahm: Di tim sekelas Bayern, kami memang bukan punya 11 pemain top-class, tapi 24. Ini penting. Ingin saya tandaskan sejelas-jelasnya, bahwa tim pelatih melakukan tugasnya dengan luar biasa hebat seraya menjaga kondisi tim benar-benar tenang. Mereka bisa membuat kami semua merasa penting berada dalam tim ini, dan itulah satu-satunya hal yang membuat kami sukses di tiga kompetisi berbeda.
FIFA.com: Sebentar lagi UEFA akan menggelar final Champions League (laga Muenchen vs Dortmund). Sejauh mana ini berartinya bagi semua pendukung tim Jerman yang, sayangnya, laga bakal digelar di Stadion Wembley di London?
Philipp Lahm: Kami sudah menikmati atmosfer kehebatan laga final di kandang kami di Muenchen. Sayangnya kami justru kalah. Berlaga dalam partai final di Wembley tentu saja sangat sensasional. Fakta bahwa bakal tampil dua tim Jerman merupakan sesuatu yang luar biasa bagi sepakbola Jerman. Bagi pemain, hal itu tak begitu penting.
FIFA.com: Hari-hari ke depan ini apa yang akan Anda lakukan untuk memenangkan Champions League?
Philipp Lahm: Semuanya akan dikerahkan untuk berlaga di final Champions League. Ini pertemuan anda dua tim teratas. Kami melakukan segala hal untuk tidak tampil buruk atau hanya sedikit membuat kesalahan. Kami akan bekerja keras dalam pertahanan, sesuatu yang sudah kami lakukan dengan baik sepanjang musim. Kualitas serangan kami juga bagus. Kami selalu bagus dalam upaya mencetak gol.
FIFA.com: Tampilnya dua tim Bundesliga di final Kejuaraan Eropa merupakan bukti penting kehebatan persepakbolaan Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Bagaimana Anda menilai hal ini?
Philipp Lahm: Memang ada perubahan radikal dalam konteks pembinaan pemain muda dan yunior dalam beberapa tahun belakangan. Penekanannya beralih pada pemain remaja, pemain-pemain berbakat Jerman. Akadami sepakbola remaja kami makin profesional dan itulah yang membuat kami mengalami banyak kemajuan. Di atas semua itu, secara keuangan, kami di Bayern juga sangat baik serta penuh pengalaman. Kami tampil dalam tiga laga final Champions League dalam empat musim. Ini bagian dari sukses kami. Tapi, memang benar mengalami banyak kemajuan. Kami memiliki tim nasional yang sangat baik, tapi kami masih harus memenangkan sesuatu. Tim Jerman akan merebut kehormatan sebagai juara Eropa, dan saya berharap hal itu untuk Muenchen.
FIFA.com: Jika Anda memenangkan Champions League bersama tim Anda, apa langkah Anda berikutnya?
Philipp Lahm: Saya ingin kami merebut Piala Jerman sepekan kemudian (melawan Stuttgart, 1 Juni), lalu liburan, lalu mulai lagi dari awal. Tim ini lapar, seperti telah kami perlihatkan sepanjang musim. Kami tak terpengaruh dengan kebesaran kami sebagai pemuncak klasemen, atau kekalahan kami pada final Champions League musim lalu. Kami tetap berada di jalur, dan kami melangkah di sana. Kami ingin merebut treble, dan saya sangat yakin. Tim kami dapat sangat sukses dalam beberapa tahun ke depan, di liga domestik maupun Eropa.
FIFA.com: Memang banyak pengamat bilang masa depan sepakbola Jerman sangat cerah. Lalu, Piala Dunia 2014 akan digelar di Brasil. Apa harapan  Anda?
Philipp Lahm: Yang pertama, kami punya kualitas untuk tampil di Piala Dunia. Bagi saya sendiri, ini sangat fantastis. Kami tampil kurang baik di Piala Dunia 2006 di kandang kami sendiri dan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Bagi pemain, tampil di Piala Dunia di benua yang berbeda, merupakan hal terbaik. Ini luar biasa dan sangat mengggairahkan buat saya. Tentu kami masih harus berjuang  untuk bisa lolos ke Brasil, namun nantinya saya berharap atmosfer yang sensasional di negeri sepakbola.
FIFA.com: Jerman bisa disebut melakukan segala hal untuk mendapatkan pemain berbakat. Apakah bisa juga dikatakan Piala Dunia 2014 sebagai proyek ‘now or never’?
Philipp Lahm: Soal kami punya pemain sensasional, itu tak perlu dipertanyakan. Tapi merebut Piala Dunia bukanlah pekerjaan mudah. Tak banyak Timnas Jerman yang bisa melakukannya karena ini memang tugas yang sangat berat. Tapi hebatnya kami selalu melihat peluang merebut trofi secara realistis dan trofi itu juga bukan yang pertama buat kami. Begitu selalu yang kami lakukan di Piala Dunia dan Euro dan itu selalu istimewa. Soal bagaimana hasil di Brasil nanti, itu bergantung pada banyak hal kecil. Sayangnya, Anda tak bisa membuat prediksi. Yang pasti, kami positif menghadapi Piala Dunia karena kami memiliki tim luar biasa.
FIFA.com: Bicara masa depan, secara pribadi, di mana Anda kira-kira pada15 tahun lagi?
Philipp Lahm: Yang pertama, saya akan terus mencetak sukses di sepakbola. Setelah itu, saya akan tetap berada di dunia saya karena saya mencintai olahraga istimewa ini. Lebih dari itu, saya sudah punya yayasan. Setelah pensiun, saya akan lebih banyak terlibat di sana.

No comments: